Aktivitas untuk Menyelamatkan Nyawa di area sungai membutuhkan ketangkasan dan peralatan yang berbeda dari ambulans darat. Tim PMI harus siap siaga dengan perahu cepat dan peralatan penyelamatan air untuk merespons laporan kecelakaan air atau evakuasi medis warga yang tinggal di rumah rakit. Bayangkan saat ada seorang ibu yang hendak melahirkan di tengah malam di sebuah desa yang hanya bisa diakses lewat sungai, sementara ombak sedang tinggi. Di sinilah keberanian para relawan diuji, bertaruh Menyelamatkan Nyawa di atas riak air demi menjemput pasien agar mendapatkan perawatan medis tepat waktu.
Ada sebuah Fakta yang sering kali tidak terlihat oleh masyarakat luas mengenai kesulitan evakuasi di Sepanjang Aliran Musi. Masalah sampah kayu yang hanyut dan arus bawah sungai yang kuat menjadi hambatan fisik yang nyata bagi mesin perahu. Selain itu, keterbatasan penerangan di area sungai pada malam hari menuntut konsentrasi tinggi dari para petugas navigasi. Namun, lelah mereka seolah terbayar saat melihat pasien berhasil dievakuasi ke dermaga terdekat dan segera ditangani oleh tim medis rumah sakit. Perjuangan ini adalah manifestasi dari janji mereka untuk hadir di mana pun bantuan dibutuhkan.
Selain evakuasi medis, Palembang juga sering menghadapi risiko kebakaran di pemukiman padat penduduk pinggir sungai yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran darat. Dalam situasi seperti ini, PMI berperan penting dalam memberikan pertolongan pertama bagi korban yang mengalami luka bakar atau sesak napas akibat asap. Mereka juga bertugas menyalurkan air bersih dan bantuan logistik melalui jalur sungai saat terjadi musibah. Sinergi antara tim darat dan tim air menjadi kekuatan utama PMI dalam menjaga keselamatan warga “Kota Pempek” ini dari berbagai ancaman bencana.
Program edukasi mengenai keselamatan air bagi anak-anak di pinggiran sungai juga menjadi prioritas. Banyaknya kasus tenggelam menuntut PMI untuk proaktif mengajarakan teknik dasar pertolongan pertama kepada masyarakat setempat. Harapannya, warga memiliki kemandirian dalam menangani kondisi gawat darurat sebelum tim bantuan sampai di lokasi. Keberadaan posko PMI di titik-titik strategis aliran sungai sangat membantu mempercepat waktu respons (response time) yang merupakan faktor penentu utama antara hidup dan mati dalam situasi darurat medis.
